Indikator yang Sebenarnya

Kemarin tidak sengaja nonton video di LINE. Video tersebut berisi tentang ‘apa yang membuat sesorang berhasil’. Dijelaskan dalam video bahwa apa yang menyebabkan sesorang dapat berhasil bukanlah kepintaran, kejeniusannya, atau pun talentanya. Dari situ muncul pertanyaan, apakah hal tersebut ? Hal tersebut adalah . . .

Ketabahan

Dalam hal ini, ketabahan diartikan dengan pantang menyerahnya seseorang dalam mencapai sesuatu. Memiliki ketabahan akan membuat seseorang berubah, dari yang tadi short-period oriented jadi long-period oriented. Perubahan tersebut tentu saja bukan hanya merubah mindset tapi juga memberikan ‘semangat siap pakai’.

‘Semangat siap pakai’ adalah semangat yang senantiasa ada ketika sedang menghadapi suatu ujian atau terjerembab ke dalam suatu kegagalan. Sebagai contoh, ketika masih di sekolah, nilai ujian saya terbilang mengenaskan, dan hal tersebut membuat saya khawatir apakah saya akan begini terus atau malah makin memburuk. Ketika khawatir, saya pun teringat akan tujuan saya belajar di sekolah dan impian yang sekiranya ingin dicapai. Alhasil, saya mulai bangkit, merencanakan langkah-langkah, dan yang pasti, tetap menjalaninya dengan tabah. Hasilnya ? Lumayan untuk membuat saya dan orang-orang di sekitar saya bahagia.

Ketabahan memang dapat menghasilkan ‘buah-buah’ yang menyenangkan, namun untuk memiliki ketabahan tersebut, dibutuhkan berbagai pengorbanan. Waktu perlu dikorbankan, karena ketabahan butuh lamanya waktu. Tenaga perlu dikorbankan, karena ketabahan dihasilkan dari usaha-usaha yang terus menerus.

Di akhir video, sebuah pertanyaan diajukan, “bagaimana caranya memiliki ketabahan?”. Untuk memiliki ketabahan caranya ada banyak, namun satu hal yang pasti, memiliki kepribadian yang mau belajar merupakan salah satu cara yang selayaknya dicoba. Dengan kepribadian tersebut, alih-alih menyerah, kita akan mencoba untuk mempelajari kesalahan ketika menghadapi kegagalan. Selain itu, kepribadian tersebut juga membuat kita menanggap kegagalan adalah ladang untuk belajar berkembang, membuat kita maju meskipun kita mundur sedikit.

Sekian tulisan kali ini, mohon maaf bila agak aneh tulisannya sebab sudah lama saya terakhir menulis semenjak post terakhir. Akhir kata, terima kasih.

 

 

 

One thought on “Indikator yang Sebenarnya

  1. Belajar tabah memang perlu waktu seumur hidup kan ya.Ambisi kadang membuat kita lupa dan tergesa-gesa dalam mengejar sesuatu.Hasilnya pun jadi tak maksimal.

    Btw tulisannya inspiratif mas

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s